Antikorupsi ala Mahfud MD

capres 2014

Kita melihat ada keseriusan dirinya untuk menjaga integritas, kredibilitas dan akuntabilitas lembaga penegak hukum.

Banjarmasinpost.co.id – Jumat, 10 Desember 2010 |

KETUA Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD urung mundur. Dengan kepala tegak dan wajah berbinar dia menegaskan tidak ada bukti kuat telah terjadi korupsi yang melibatkan hakim konstitusi.

Boleh dikatakan Mahfud adalah salah seorang pendekar penegak hukum di negeri ini. Belum  –semoga saja tidak– ada dugaan kasus yang membelit dia meski pernah merasakan nikmatnya kursi kekuasaan di eksekutif, legislatif dan kini, yudikatif.

Dia pun pernah merasakan nikmatnya hidup sebagai ‘penonton’ yang kritis kala menjadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII). Itulah Mahfud yang beberapa hari ini menjadi perbincangan publik.

Begitu melihat ada artikel yang mempertanyakan sterilnya MK dari gurita korupsi yang ditulis pengamat hukum, Refly Harun, dia langsung bersikap. Tindakannya cukup aneh di negeri ini. Bukannya bergegas berkelit, membantah dan mencari-cari alasan seperti yang biasa dilakukan koruptor, dia justru membentuk tim investigasi. Bahkan, Refly yang menuding adanya dugaan korupsi itu ditunjuknya sebagai ketua tim dibantu orang-orang yang diakui kredibilitasnya seperti Bambang Widjojanto, Adnan Buyung Nasution, Saldi Isra dan Bambang Harimurti.

Tak hanya itu, dengan lantang Mahfud menyatakan siap mundur jika tim menemukan bukti telah terjadi korupsi di lembaga yang dipimpinnya. Mahfud menegaskan kesiapannya mundur itu merupakan konsekuensi kegagalan dia menciptakan MK yang ‘bersih’.

Saat ini, di antara lembaga penegak hukum di negara ini, MK termasuk yang masih tinggi kredibilitasnya. Masyarakat masih percaya kepada kredibilitas lembaga yang berdiri pada 13 Agustus 2003 berdasar Undang Undang Nomor 24 Tahun 2003 tersebut.

Publik pun menaruh harapan yang besar kepada MK, terlebih pascaterbongkarnya kasus dugaan mafia pajak yang melibatkan Gayus H Tambunan dan sejumlah aparat dari berbagai lembaga penegak hukum.

Tak heran, semua kalangan tersentak ketika Refly secara terbuka mengungkap sejumlah sinyalemen terjadinya dugaan suap untuk hakim konstitusi yang menangani masalah pemilukada. Mahfud dengan sigap menangkap keresahan itu dengan tindakan tegas. Itu patut diacungi jempol.

Rabu, 8 Desember 2010, tim telah menyerahkan hasil investigasinya. Namun, mereka tidak secara jelas mampu menunjukkan mata rantai dugaan suap sebagaimana disebut Refly. Tim hanya menyebutkan ada indikasi permainan di bawah meja tanpa bisa memperlihatkan bukti kuat, pelaku dan penerima suap, terutama hakim konstitusi yang terlibat.

Meski tidak lengkap, hasil investigasi itu bisa menjadi pijakan bagi Mahfud untuk makin giat ‘membersihkan’ lembaganya. Jangan sampai sebaliknya, dia justru besar kepala dan lupa menjaga kredibilitas MK.

Saat ini, kekuasaan tidak lagi bisa diartikan sebagai pengabdian, tetapi sudah bergeser menjadi investasi. Oleh karena itu banyak orang yang siap ‘menanam modal’ untuk memperolehnya. Konsekuensinya, modal itu harus kembali saat menikmati kekuasaan. Mereka memandang, dengan kekuasaan, masa depan yang baik lebih mudah digapai. Mereka lupa, kekuasaan juga bisa menjadi lubang kubur.

Kasus ini memberikan pelajaran berharga bagi para penegak hukum agar selalu menjaga integritas dan hati nuraninya. Tantangan yang harus dihadapi memang makin berat sehingga terkadang memaksa orang harus menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

Mahfud telah memberi contoh. Kita melihat ada keseriusan dirinya untuk menjaga integritas, kredibilitas dan akuntabilitas lembaga penegak hukum. Ini perlu diapresiasi. Semoga Mahfud mampu terus mempertahankan sikapnya dan para penegak hukum lain, tidak perlu malu meniru Mahfud. (*)

About MAHFUD MD - SRI MULYANI FOR 2014

Menggagas Duet Mahfud MD dan Sri Mulyani Indrawati pada Pilpres 2014
This entry was posted in Integritas Mahfud MD. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s