Partai Pun Lebih Peduli Pencitraan Daripada Pemberantasan Korupsi

https://mahfudsrimulyani.wordpress.com/

Ketika partai politik yang mengklaim pro rakyat menjadi sarang koruptor.

Anda ingin tahu musim apa sekarang di Indonesia? Ternyata sedang musim tuduh-menuduh dan salah-menyalahkan. Yang paling baru dan seru adalah komentar-komentar politis dari para politisi partai ketika mereka kaget dan marah karena rekan sejawatnya digelandang dan ditahan KPK karena kasus korupsi.

Profesor Gayus Lumbun, politisi senior PDIP yang aktif di Pansus Century beberapa waktu lalu menuduh KPK sedang panik dan sedang cari popularitas.  “Mereka kepanikan. Diminta keterangan saja belum, kepanasan, sudah ditahan. Lalu apa urgensinya penangkapan?” tukasnya (okezone, 30/1). Gayus layak gusar mengingat dari 26 tersangka yang ditahan KPK karena terlibat di kasus korupsi/suap pemilihan deputi senior gubernur BI ini, 14 di antaranya adalah koleganya sendiri (Vivanews, 28/1).

Setali tiga uang, Megawati Soekarnoputri atasannya di partai menuduh KPK tebang pilih. “Saya kan dari dulu bilang (penegakan hukum) ini tebang pilih,” tegas Megawati, Ahad (republika.co.id, 30/1). Menurut pimpinan partai yang belasan kader seniorya terjerat kasus cek pelawat ini, KPK tidak mau menyelesaikan kasus-kasus lain yang lebih besar dan penting.

Jadi geli rasanya membaca komentar seorang member grup KPI SMI yang menanggapi komentar Megawati tersebut,” Ya iyalaaaaahhh… dipilih mana yg salah untuk kemudian ditebang biar bersih dari virus2 korup.” Kalau yang dimaksud tebang pilih adalah menebang yang busuk supaya tidak meracuni yang bersih, saya setuju sekali.

Dan sejauh ini memang tidak ada orang bersih yang ditahan dan dijadikan tersangka oleh KPK tanpa bukti kuat. Dan kalau KPK sudah menahan, menyidik, apalagi melimpahkan tersangka ke Tipikor, hampir tidak ada yang lolos dari jerat hukuman. Itulah hebatnya KPK dan mereka memang sangat ditakuti.

Saya jadi berpikir, tampaknya memang beginilah perilaku politik elit partai kita. Kalau kadernya tersangkut kasus-kasus yang memalukan seperti korupsi ini, proses penegakan hukumnya sering dinilai negatif dan dipolitisir. Biasanya ada langgam begini; pasti ini ada motif politiknya. Pasti kasus ini pesanan. Pasti ini untuk menyerang partai, dsb.

Yang saya amati, jarang sekali ada pimpinan partai yang dengan legowo dan justru mendukung proses hukum bagi kadernya yang melakukan kesalahan. Benar atau salah, bahkan yang sudah nyata-nyata salah dengan bukti yang kuat (ingat KPK jarang menahan tersangka tanpa bukti kuat), tetap dibela dan dinyatakan mereka tidak salah. Partai sungguh takut citranya buruk akibat ulah kadernya itu. Partai berusaha keras membangun opini, kader partainya tidak salah, tetapi KPK-lah yang salah.

Dan kita yang berakal sehat sebenarnya juga tahu, bantahan-bantahan yang tidak pada tempatnya itu hanya merupakan pencitraan semata supaya masyarakat tidak percaya pada kredibilitas dan integritas KPK. Padahal kita juga tahu, KPK (dan satunya lagi MK) adalah salah satu di antara lembaga tinggi negara yang paling tidak bisa disentuh oleh politisi hingga saat ini. Masyarakat masih percaya kredibilitas dan integritasnya, tetapi politisi yang merasa dirugikan jelas tidak mengakui.

Saya pribadi bersyukur masih punya akal sehat dan kejernihan dalam memandang setiap peristiwa dan opini yang melingkupinya akhir-akhir ini. Sebab, kita berada dalam musim euforia reformasi di mana semua pilar demokrasi seperti pers, partai politik, civil society, dan lembaga-lembaga negara masih sama-sama bergelut untuk menjadi matang dan dewasa. Kalau tidak memiliki akal sehat dan kejernihan berpikir, kita bisa jadi seperti daun kering yang mudah terombang-ambing segala macam isu yang sarat dengan kepentingan.[tj]

* Baca juga artikel sebelumnya: “Kuda Troya Tuduhan Bohong dan Skenario Pemakzulan SBY

About MAHFUD MD - SRI MULYANI FOR 2014

Menggagas Duet Mahfud MD dan Sri Mulyani Indrawati pada Pilpres 2014
This entry was posted in Opini Blog. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s