Hari-Hari Terakhir Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan

https://mahfudsrimulyani.wordpress.com

Sri Mulyani: Ke Jakarta Aku kan Kembali...

Jpnn, Jum’at, 14 Mei 2010 , 06:39:00

MEMAKAI baju bermotif batik yang dipadu dengan celana panjang berwarna putih gading, Sri Mulyani semringah. Senyumnya selalu mengembang saat menyambut tamu-tamunya di rumah dinas, kompleks perumahan menteri Widya Chandra I Nomor 3, kemarin siang (13/5).

Menkeu yang pada 1 Juni nanti menyandang jabatan baru sebagai bos Bank Dunia itu menggelar acara perpisahan dengan para wartawan yang biasa meliput di kantornya.

Saat memberikan sambutan, wanita kelahiran Lampung, 26 Agustus 1962, tersebut menunjukkan banyak sisi humanis. “Tadi pagi (kemarin, Red), saat menyisir rambut, saya menemukan dua uban. Sudah tua juga ya saya,” kata wanita yang dikenal tegar dan tegas itu.

Doktor ekonomi lulusan University of Illinois, AS, tersebut lalu me-review perjalanan karirnya. Mulai menjadi pengamat ekonomi, masuk ke International Monetary Fund (IMF), menjabat menteri PPN/kepala Bappenas, hingga menduduki kursi Menkeu.

Putri ketujuh di antara sepuluh bersaudara pasangan (alm) Prof Satmoko dan (alm) Prof Dr Retno Sriningsih Satmoko tersebut mengatakan, kepindahan ke Washington nanti bagai mengulang kisahnya pada 2004. Saat itu dia menjabat executive director IMF di AS. “Waktu itu Pak SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Red) menelepon saya untuk ikut fit and proper test,” paparnya.

Lalu, Sri Mulyani dipercaya menjadi menteri PPN/kepala Bappenas, dilantik pada 20 Oktober 2004. Karena itu, dia harus buru-buru balik ke Indonesia. “Padahal, saat itu sembilan hari lagi saya genap dua tahun di IMF. Kalau genap dua tahun, saya dapat banyak benefit (keuntungan, Red),” ungkap dia.

“Mulai holiday (hak liburan, Red) sampai tunjangan. Tapi, ya sudah, saya kan tidak mungkin meminta kompensasi. Nah, saat ini kejadiannya terulang. Untung, Adwin sudah selesai (sekolah, Red), tinggal yang kecil,” lanjut dia.

Adwin Haryo Indrawan adalah anak kedua Sri Mulyani dan Tonny Sumartono. Dia baru saja lulus dari SMA Al Azhar Jakarta dengan nilai ujian nasional (unas) di atas 50. Sedangkan anak ketiga mereka, Lukman Indra Pambudi, baru naik ke kelas IX SMP Al Azhar Jakarta. Anak pertama mereka, Dewinta Illinia, kini menimba ilmu di Australia.

Ketika balik ke Indonesia enam tahun lalu, Sri Mulyani meninggalkan keluarganya di AS. Suami dan tiga anaknya tinggal beberapa lama di AS untuk menyelesaikan berbagai urusan. Termasuk, mengurus kepindahan sekolah.

Kemarin Adwin duduk membaur dengan para wartawan. Dia mengatakan tidak akan ikut ke AS. “Saya sudah diterima di (fakultas) kedokteran UI dan ekonomi UGM. Tapi, yang UGM saya lepas, saya ambil kedokteran UI saja. Sayang kalau dilepas (dan ikut ke AS, Red),” ucap dia. Meski harus hidup sendiri di Jakarta, Adwin merelakan ibunya bertugas di Washington. “Ya senang saja. Asal yang terbaik buat ibu dan negara, ya nggak apa-apa,” ujar dia.

Saat memberikan sambutan, Sri Mulyani juga berbicara tentang anaknya itu. “Kemarin anak saya senang sekali,” katanya sambil tersenyum. Sebab, akhir pekan lalu Chelsea merebut gelar juara Liga Inggris setelah menundukkan Wigan Athletic 8-0.

Adwin, papar Sri Mulyani, adalah penggemar berat klub yang bermarkas di London tersebut. “Selain menang 8-0, Drogba (striker Chelsea Didier Drogba, Red) meraih sepatu emas (sebagai top scorer, Red). Anak saya senang sekali. Maka, demamnya langsung sembuh,” ucapnya lantas tertawa.

Wanita tersebut memang dikenal sangat dekat dengan keluarga. Karena itu, kepergiannya ke AS dinilai sebagai hikmah karena dia bisa lebih sering berkumpul bersama keluarga. “Sebagai manusia, sometimes we just need a break. Ada saat-saat kita harus mencurahkan waktu lebih untuk keluarga,” tutur wanita yang akan meluncurkan buku 1001 Pertanyaan tentang APBN tersebut.

Menyandang jabatan mentereng sebagai Menkeu dan dikenal tegas, Sri Mulyani tetap seorang ibu yang sangat senang jika bisa menghabiskan waktu bersama keluarga. Menurut beberapa stafnya, Sri Mulyani selalu semringah saat menerima SMS dari sang suami yang tak lupa menanyakan apakah dirinya sudah makan atau belum.

Menteri yang dipilih majalah Forbes sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia dan ke-2 di Indonesia pada 2008 itu juga wanita biasa yang perlu merias diri. Contohnya, di tengah kesibukan membahas APBN Perubahan 2010 di Komisi XI DPR yang diwarnai boikot anggota Fraksi PDIP bulan lalu, Sri Mulyani menunduk agak lama. Ternyata, dia mengoleskan lipstik di bibir. Ketika tahu dilihat wartawan, Sri Mulyani tersipu.

Dalam beberapa bulan terakhir, dia memang menghadapi tekanan berat terkait dengan kasus bailout Bank Century. Maka, muncul pula berbagai spekulasi mengenai kepergiannya ke AS.

Namun, Tonny menyikapi kepindahan ke AS tersebut dengan bijak. “(Kepindahan, Red) itu bergantung istri saya saja. Dia punya insting, kok. Sejak pacaran, kemudian menikah, hidup kami selalu mengalir. Yang jelas, prinsip kami, ambil yang terbaik dan buat manfaat sebanyak-banyaknya untuk masyarakat,” ujar advisor Yayasan Dharma Bhakti Astra tersebut.

Karena kepindahan Sri Mulyani tergolong mendadak, Tonny masih akan menyelesaikan beberapa urusan di Indonesia. Yang langsung ikut berangkat ke AS hanya anak bungsunya, Lukman. “Saya ngurus-ngurus di sini dulu, nanti nyusul. Mudah-mudahan tahun ini juga,” ucap dia. “Repot juga punya anak di tiga benua. Jadi, saya nyiap-nyiapin semuanya dulu,” imbuhnya lantas tertawa.

Tonny mengakui belakangan ini hampir setiap malam berdiskusi dengan istrinya. “Kami buat matriks perencanaan. Kami buat plan A, B, C, dan lain-lain. Sebab, di sana (AS, Red) nanti kami harus sewa rumah sendiri, beli mobil sendiri, nyetir sendiri. Di sini kan jadi pejabat itu manja. Semua diurusin. Di sana tidak, kami harus mandiri,” paparnya.

Teman-teman Tonny dan Sri Mulyani di AS dulu sudah mendengar rencana kedatangan mereka dan mulai berkomunikasi. “Mereka senang kami kembali ke sana. Mereka sudah kangen pengajian. Dulu, saya koordinatornya, bukan karena saya yang paling pintar soal agama, tapi yang lain tidak mau jadi koordinator,” tutur Tonny lantas tertawa.

Berencana berapa lama tinggal di AS dan apakah segera kembali ke Indonesia” Tonny hanya tersenyum. “Ya, saya pasti kembali,” sahut Sri Mulyani.

Setelah menjalani masa tugas sebagai managing director Bank Dunia pada 2014, Sri Mulyani berjanji kembali. Seakan menjawab keraguan para wartawan, ketika diminta menyanyi, Sri Mulyani melantunkan lagu Koes Plus, “Ke Jakarta aku kan kembali. Walaupun apa yang kan terjadi…” (*/c11/cfu)

About MAHFUD MD - SRI MULYANI FOR 2014

Menggagas Duet Mahfud MD dan Sri Mulyani Indrawati pada Pilpres 2014
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s